SRSENTRA.COM – Maraknya aksi tawuran pelajar di Kota Serang membuat aktivis pelajar Banten, Baehaki meminta agar Polres Kota Serang segera bertindak dan melakukan pencegahan.
Sebab, dikhawatirkan bakal menelan banyaknya korban jiwa. Hal tersebut disampaikan oleh aktivis pelajar Banten di sekretariat Pelajar Islam Indonesia (PII) Banten, pada Sabtu 18 November 2023
Baehaki menilai, kinerja Polres Kota Serang terhadap upaya pencegahan dianggap sangat minim. Lantaran secara realitas banyak kejadian tawuran beberapa waktu lalu.
“Sekarang tawuran pelajar di Serang semakin marak, dibuktikan oleh tawuran pelajar pada Selasa 14 November 2023 kemudian 7 pelajar diamankan oleh Polsek Petir,” kata dia kepada Sentra.com, Sabtu 18 November 2023.
BACA JUGA : Pj Bupati Lebak Larang Keras ASN Terlibat Politik Praktis
Lebih lanjut, bahkan kejadian tragis menimpa seorang siswa SMA Darul Rahman Walantaka, Kota Serang, Provinsi Banten, pada Senin 13 November 2023.
“Seorang siswa Kelas 3 SMA menjadi korban serangan sekelompok remaja tak dikenal yang membacoknya saat pulang sekolah sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Baehaki.






