SRSENTRA.COM – Selama bulan Oktober sampai November 2023 kejadian pohon tumbang sudah terjadi sebanyak 12 kali dan 6 diantaranya menimpa 6 unit rumah milik warga Kabupaten Lebak sehingga mengalami kerusakan sedang. Dalam insiden tersebut menyebabkan kerugian Rp 300 juta.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama mengatakan, memasuki musim peralihan per bulan Oktober sampai November 2023 pohon tumbang di Lebak sudah terjadi sebanyak 12 kali.
“Di akhir Oktober itu dua kali terjadi pohon tumbang, dan sisanya adalah di bulan November 2023. Akibatnya, 6 unit rumah milik warga Kabupaten Lebak mengalami kerusakan sedang dengan kerugian ditaksir mencapai 300 juta,” kata dia kepada SRsentra.com, Senin 27 November 2023.
“Tadi (Senin) juga pohon tumbang terjadi di Jalan Ir. Juanda, Kampung Leuwikaung, Kelurahan Rangkasbitug Barat, Kecamatan Rangkasbitung, nah 12 itu dihitung dari yang baru tadi terjadi ya,” sambungnya.
Baca Juga : Jangan Macam-macam, Bawaslu Lebak Bakal Pecat Pengawas yang Terima Uang dari Caleg
Ia mengungkapkan, sebanyak 6 rumah yang tertimpa pohon tumbang tersebar di tiga Kecamatan antara lain, Kecamatan Rangkasbitung, Cimarga, Cibadak, dan Cihara.
“Paling dominan itu di Rangkasbitung, ada sekitar 3 rumah, Cihara 1 rumah, Cibadak 1 rumah, dan Cimarga 1 rumah,” ungkapnya.
Febby menjelaskan, faktor yang menyebabkan pohon tumbang antara lain, faktor usia, pengikisan permukaan tanah, dan angin kencang.






