JB Pindah Haluan Dukung Prabowo, Pengamat Sebut PDIP Lebak Bakal Kutar-Ketir 

Terpampang spanduk Prabowo-Gibran di gerbang rumah milik Jayabaya, Kecamatan Warunggunung, Rabu 22 November 2023. (SRsentra.com)

SRSENTRA.COM – Mantan Bupati Lebak tahun 2003- 2013, Mulyadi Jayabaya (JB) hengkang berkerja sama dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)  dalam mengusung Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) 2024.

Diketahui, beberapa dekade JB selalu mendukung penuh PDIP saat musim Pemilihan Presiden (Pilpres).

Berdasarkan pantauan, tahun 2024 ini, JB beralih dari partai PDIP dibuktikan dengan terpasangnya tiga spanduk yang tertulis Reng-rengan JB pilih nomor 2 yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Pengamat Politik dan Hukum  Universitas La Tansa Mashiro Koswara mengatakan, hengkangnya JB dari PDIP disebabkan oleh beberapa faktor antara lain, berkeinginan bergerak di wadah baru, kecewa lantaran anaknya Hasbi diberikan nomer tiga yang maju di Pileg dapil 1 Banten, Capres dan Cawapres di PDIP tidak berkenan dari sudut pandang JB.

“Dengan JB beralih mendukung Presiden dari partai Gerindra mampu menggoyahkan PDIP Lebak. JB sangat  berpengaruh atas kemenangan Capres dan Cawapres di Pilpres nanti,” kata dia kepada SRsentra.com, Rabu 22 November 2023.

Ia mengungkapkan, meskipun JB sudah mulai banyak diserang. Namun, JB masih memiliki kekuatan dari segi ekonomi, kuasa, dan ketokohan.

“JB masih memiliki kekuatan besar. Ia masih dihargai oleh para tokoh di Lebak, JB masih mudah menggerakkan masa di Kabupaten Lebak,” ucapnya.

BACA JUGA : Warga Cibadak, Lebak Digegerkan Penemuan Mayat Pria Dalam Keadaan Membusuk

Koswara menuturkan, JB adalah sosok yang cerdas dalam mengatur strategi dan taktik sehingga dengan JB mengalihkan dukungannya dapat menyebabkan suara PDIP berkurang di Lebak.

“Suara PDIP di Lebak sudah ditinggal oleh masyarakat yang pro Jokowi karena ada Gibran, memang masih ada pemilih militan di Lebak yang ke PDIP. Tapi dengan strategi politik JB yang tidak dapat diduga dapat mengalahkan suara PDIP,” ujarnya.

Lebih lanjut, dijelaskan Koswara, PDIP pada tahun 2024 kehilangan sosok yang luar biasa di Kabupaten Lebak.