Berita  

Seminggu Bertugas, Ini Jurus Kapolres AKBP Bobby Hadapi Risiko Kemarau Panjang di Cilegon

CILEGON – Baru sekitar sepekan menjabat sebagai Kapolres Cilegon, AKBP Moehamad Probandono Bobby Danuardi langsung memusatkan perhatian pada dua persoalan yang muncul akibat musim kemarau panjang, yakni pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta penanganan krisis air bersih di sejumlah wilayah.

Bobby mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dengan tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, maupun melakukan aktivitas lain yang berpotensi memicu kebakaran.

“Selama tiga bulan terakhir wilayah Cilegon belum diguyur hujan. Kami mengimbau masyarakat tidak membakar sampah, membuang puntung rokok sembarangan, atau melakukan tindakan yang dapat memicu kebakaran karena dampaknya sangat luas bagi lingkungan dan masyarakat,” kata Bobby di Cilegon, Rabu (5/8).

Sebagai langkah antisipasi, Polres Cilegon bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta organisasi perangkat daerah (OPD) membentuk posko terpadu di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Bagendung.

Posko tersebut berfungsi mempercepat koordinasi dan respons apabila terjadi keadaan darurat, khususnya kebakaran di kawasan TPA maupun lahan di sekitarnya.

Menurut Bobby, TPA Bagendung menjadi lokasi prioritas karena pernah mengalami kebakaran pada 2019 dan 2024. Selain memperkuat koordinasi lintas instansi, pihaknya juga menyiapkan dukungan armada pemadam dari Pemerintah Kota Cilegon, sektor industri, dan instansi terkait apabila diperlukan.

Selain ancaman kebakaran, Bobby mengatakan dampak kekeringan yang menyebabkan krisis air bersih juga menjadi perhatian serius jajaran kepolisian sesuai arahan Kapolda Banten.