Berita  

Polemik Dugaan Ketua KDKMP Kotasari Yang Tipu Pengusaha Inves Puluhan Juta: Lurah Desak Diselesaikan, Pengusaha Siap Tempuh Jalur Hukum

CILEGON – Polemik penggunaan dana sebesar Rp30 juta diduga hasil menipu pengusaha untuk investasi yang menyeret Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) Kelurahan Kotasari, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon, terus bergulir.

Lurah Kotasari Aliyah mengaku telah meminta klarifikasi langsung kepada Ketua KDKMP Kotasari berinisial RN terkait persoalan tersebut. Dari keterangan RN, dana Rp30 juta yang dipermasalahkan disebut bukan untuk kebutuhan koperasi, melainkan digunakan untuk usaha pribadi bersama suaminya.

“Sudah kami panggil kemarin, dan katanya pinjaman itu tidak membawa-bawa nama koperasi, tapi untuk usaha pribadi dengan suaminya. Tidak ada kaitannya sama koperasi,” ujar Aliyah saat dikonfirmasi, Selasa (28/6/2026) kemarin.

Aliyah menjelaskan, usaha yang dijalankan RN awalnya berupa penjualan sembako. Namun karena tidak berjalan sesuai harapan, usaha tersebut kemudian dialihkan ke bidang furniture.

“Usaha sembako katanya tidak berjalan dan dialihkan ke usaha furniture. Furniture-nya juga ada di rumah, dan saat ini sedang dijual agar bisa menjadi uang dan persoalan ini segera diselesaikan,” katanya.

Menurut Aliyah, pihak kelurahan telah meminta agar persoalan tersebut segera diselesaikan secara baik-baik agar tidak semakin berlarut.

“Saya minta segera diselesaikan dan diklarifikasi supaya tidak berlarut-larut,” tegasnya.

Pengusaha sebut Pinjam uang memanfaatkan program Koprasi Merah Putih

Namun, keterangan berbeda disampaikan Pandu, selaku bendahara keuangan dari pihak pengusaha yang memberikan dana tersebut.

Pandu menyebut, berdasarkan bukti yang dimiliki pihaknya, dana Rp30 juta diberikan kepada RN bersama suaminya untuk investasi pengadaan barang Koperasi Merah Putih Kelurahan Kotasari.

“Kami punya kwitansinya. Di kwitansi tertulis atas nama Ridwan, suaminya, dengan keterangan untuk keperluan Koperasi Baru, seperti pengadaan barang termasuk kebutuhan dapur,” ujar Pandu.

Ia menjelaskan, penyerahan uang tersebut dilakukan langsung oleh dirinya dan disaksikan RN bersama suaminya.

“Yang menyerahkan juga saya, dan saat itu ada Ibu RN serta suaminya,” katanya.