Awas Tak Pandang Bulu, Kasus ISPA di Lebak Terus Melonjak 

Ilustrasi terkena ISPA. (Istimewa).

SRSENTRA.COM- Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Lebak  Penderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Lebak terus melonjak  sepanjang bulan Agustus 2023 mencapai 7.194 kasus . Jumlah tersebut naik dua kali lipat dibandingkan bulan sebelumnya yakni 3.999 kasus.

Kabid Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Lebak dr. Firman Rachmatullah mengatakan, pada bulan Agustus, ISPA batuk bukan Pneumonia sebanyak 6.875 dan 319 Pneumonia.

“Anak-anak dan dewasa bisa rentan terkena ISPA, karena ini infeksi saluran pernapasan sama seperti radang tenggorokan, flu dan batuk,” kata Firman saat dihubungi, Sabtu 25 November 2023.

Baca Juga : APBD Lebak 2024 Meningkat Tembus Rp 3,045 Triliun, Kira-Kira Buat Apa Aja Ya

Firman menjelaskan, banyak faktor seseorang terkena ISPA. Kondisi lingkungan dan daya tahan tubuh dinilai menjadi dua di antara dari beberapa faktornya.

“Kalau misalnya polutan nya ada tetapi daya tahan tubuh nya bagus bisa tidak terkena, tapi kalau daya tahan tubuh nya lemah bisa tertular,” ujar Firman.

Firman menjelaskan, ISPA pada penderita Pneumonia bisa menyebabkan kematian apabila tidak tertolong.

“Kalau Pneumonia cirinya nafasnya pendek, cepat dan dangkal. Jika ada keluhan seperti nafas tidak nyaman agak nyesak lalu nafas berat sebaiknya memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan,” tutur dia.

Ditambahkan Firman,  ISPA tidak hanya rentan muncul pada saat musim kemarau. Namun peningkatannya bisa terjadi jika kondisi polutan yang tinggi.

“Musim hujan juga bisa, tetapi ketika sumber polutan nya tinggi bisa meningkat,” pungkasnya.