Berita  

KNPI Lebak Dorong Rekonsiliasi Bupati- Wabup Demi Stabilitas Daerah

Ketua KNPI Lebak usai dimintai keterangan, Rabu 1 April 2026)

SENTRA BANTEN- Pasca kejadian dalam agenda halalbihalal Pemerintah Kabupaten Lebak, pada Senin (30/3/2026), kalangan pemuda mulai angkat suara.

DPD KNPI Lebak menilai situasi tersebut perlu segera disikapi dengan langkah rekonsiliasi agar tidak berdampak pada jalannya pemerintahan dan pelayanan publik.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Lebak, Cucu Komarudin, menyampaikan bahwa pihaknya mendorong Bupati dan Wakil Bupati Lebak untuk kembali membangun komunikasi yang sehat dan terbuka.

Menurutnya, dinamika yang terjadi belakangan ini tidak boleh berkembang menjadi konflik berkepanjangan. Sebaliknya, hal tersebut harus dijadikan momentum untuk memperkuat sinergi dalam memimpin daerah.

“Kami dari KNPI tentu berharap ada rekonsiliasi. Sebagai generasi muda, kami menyayangi pemimpin daerah dan juga mencintai Lebak. Karena itu, stabilitas harus tetap dijaga,” ujar Cucu Komarudin kepada Fakta Banten, Selasa (31/3/2026).

Ia menilai, hubungan harmonis antara kepala daerah dan wakilnya sangat penting dalam memastikan program pembangunan berjalan optimal. Ketika komunikasi tidak berjalan baik, dampaknya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

Lebih lanjut, Cucu Komarudin menegaskan bahwa KNPI sebagai representasi pemuda tidak ingin melihat kondisi daerah terseret dalam polemik yang berkepanjangan.

Fokus utama, menurutnya, harus tetap pada kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

KNPI juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk partai politik dan tokoh daerah, untuk bersama-sama menciptakan suasana yang kondusif.