SENTRA BANTEN – Mewujudkan pendidikan yang tidak hanya mencerdaskan, tetapi juga membentuk akhlak dan karakter, menjadi cita-cita besar yang kini digerakkan dari desa.
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lebak menggandeng Pemerintah Daerah untuk mengawal visi tersebut melalui sinergi yang menyasar akar: pemuda dan pelajar.
Ketua DPD KNPI Lebak, Cucu Komarudin, menyampaikan bahwa pendidikan adalah pilar utama dalam kepemimpinannya. Menurutnya, pembentukan karakter generasi muda harus melibatkan pemuda sebagai pelaku perubahan, bukan sekadar penonton.
“Pak Bupati mengingatkan kami, pemuda tidak cukup hanya bersorak dari pinggir. KNPI harus ikut merancang, mengawal, bahkan menanamkan nilai-nilai karakter sejak bangku sekolah,” ujar Cucu kepada wartawan, Jumat (4/7/2025).
Komitmen ini berpijak pada Astacita Lebak Ruhay, visi pembangunan jangka panjang daerah, khususnya pada poin ketiga yang memprioritaskan pendidikan berbasis nilai dan budaya.
Dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) KNPI yang akan datang, isu ini akan menjadi bahasan utama.
Salah satu agenda strategis yang tengah digodok adalah penerapan “Tujuh Kebiasaan Positif” sebuah pendekatan muatan lokal yang memadukan nilai tanggung jawab, gotong royong, integritas, disiplin, serta kepedulian terhadap lingkungan.
Gagasan ini ditargetkan menyentuh sekolah-sekolah di pelosok desa, yang selama ini luput dari sentuhan program pembangunan karakter yang sistematis.






